Sabtu, 27 Desember 2008


1. Akuntansi Manajemen, Akuntansi Keuangan, Dan Akuntansi Biaya
Akuntansi Manajemen : mengukur dan melaporkan informasi keuangan dan
informasi non keuangan yang membantu manajer untuk mengambil keputusan,
untuk memenuhi tujuan organisasi.
Akuntansi Keuangan : mengukur dan mencatat transaksi bisnis dan menghasilkan
laporan keuangan yang dibuat berdasarkan prinsip akuntansi diterima umum
(GAAP).
Akuntansi Biaya : mengukur dan melaporkan informasi keuangan dan non
keuangan yang berhubungan dengan biaya untuk memperoleh atau menggunakan
sumber daya yang ada dalam suatu organisasi.
Perbedaan antara Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan :
Akuntansi Manajemen Akuntansi Keuangan
• Terfokus pada pelaporan internal
• Menekankan pada fungsi budgeting
dan bagaimana mempengaruhi
perilaku manajer dan karyawan
• Tidak terlalu dibatasi GAAP
• Lingkup laporannya lebih luas
daripada laporan keuangan
• Terfokus pada pelaporan eksternal
• Menekankan pada fungsi pencatatan
dan pelaporan keuangan.
• Dibatasi oleh GAAP
• Lingkup laporannya meliputi neraca,
laporan laba/rugi, dan laporan arus
kas
Akuntansi Biaya menyediakan informasi untuk Akuntansi Manajemen dan Akuntansi
Keuangan, di mana informasi tersebut dikumpulkan dan dianalisa.
Manajemen Biaya (Cost Management) adalah pendekatan dan aktivitas yang
dilakukan manajer dalam melakukan perencanaan jangka pendek dan jangka
panjang dan dalam melakukan keputusan pengendalian yang dapat meningkatkan
nilai perusahaan di mata konsumen dan menurunkan biaya produksi barang dan
jasa. Dalam hal ini, Manajemen Biaya mengacu pada menggunakan informasi untuk
pengambilan keputusan untuk manajemen.
Persamaan-persamaan Antara Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen
Sekalipun terdapat banyak perbedaan antara akuntansi keuangan dan akuntansi
manajemen, kedua jenis akuntansi ini juga mempunyai beberapa persamaan.
Pertama, akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen sama-sama bergantung
pada sistem akuntansi yang sama. Sistem ini merupakan sistem prosedur,
personalia, dan komputer yang digunakan untuk menghimpun dan menyimpan data
keuangan di dalam organisasi. Salah satu bagian dari sistem akuntansi ini adalah
sistem akuntansi biaya, yang merangkum data biaya untuk pemakaian akuntansi
keuangan maupun akuntansi manajemen. Akan terjadi pemborosan seumpamanya
perusahaan harus mempunyai dua sistem pengumpulan data yang berbeda.
Kedua, akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen sama-sama bergantung
pada konsep tanggung jawab (responsibility) dan pertanggungjawaban
(stewardship), pertanggungjawaban berarti bahwa perusahaan (atau segmen
perusahaan) haruslah bertanggung jawab atas kinerja operasi dan finansialnya
kepada semua pihak yang mempunyai kepentingan ekonomi terhadapnya. Akuntansi
keuangan berkepentingan dengan pertanggungjawaban atas perusahaan secara
1
keseluruhan, akuntansi manajemen berurusan dengan pertanggungjawaban atas
segmen-segmen perusahaan, dan pada akhirnya hal ini menuju kepada orang-orang
yang mengemban tanggung jawab atas biaya-biaya.
Ketiga, akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen terfokus pada
penyediaan informasi untuk pengambilan keputusan. Para pengambil keputusan
yang menerima informasi ini berbeda, ada yang dari kalangan internal perusahaan
dan ada yang dari luar perusahaan, tetapi kebutuhannya sama yaitu informasi untuk
pengambilan keputusan yang bijaksana dan tepat waktu. Informasi historis yang
dipakai dalam akuntansi keuangan sering menolong dalam mengevaluasi
serangkaian alternatif tindakan yang tengah dipertimbangkan oleli manajemen.
Manajemen mengambil keputusan perihal tindakan terbaik di masa yang akan
datang berdasarkan apa yang terjadi di masa lalu. Kemudian, manakala hasil-hasil
dari tindakan-tindakan manajemen itu sudah terjadi, maka hasil-hasil tersebut
menjadi informasi keuangan yang akan diintegrasikan ke dalam laporan keuangan.
Akuntansi keuangan menyediakan informasi yang akan digunakan dalam keputusankeputusan
akuntansi manajemen, keputusan-keputusan manajemen tersebut, pada
gilirannya, membuahkan hasil-hasil keuangan yang tentu saja menjadi perhatian bagi
pihak-pihak di luar organisasi.
Sumber-sumber Data Akuntansi Manajemen
Di tengah dunia bisnis dewasa ini, manajemen lazim menemui data yang
berlimpah namun sangat miskin informasi. Sistem akuntansi internal dibentuk
sebagai sumber data moneter dan keuangan serta mengkonversikan data ini
menjadi informasi yang bermakna. Sistem akuntansi (accounting system) adalah
suatu mekanisme formal untuk menghimpun, mengorganisasikan, dan
mengkomunikasikan informasi tentang aktivitas-aktivilas organisasi. Sistem
akuntansi ini menghimpun data transaksi perusahaan. Sistem yang lazim terdapat di
dalam perusahaan adalah:
a. Sistem pesanan yang masuk (order entry system): pesanan-pesanan penjualan
dari para pelanggan diproses dan dipenuhi, dan pelanggan-pelanggan
kemudian ditagih untuk pembelian-pembeliannya.
b. Sistem penerimaan kas (cash receipt system}: penerimaan-penerimaan kas dari
para pelanggan dicatat dan kas tersebut lalu disetorkan ke bank.
c. Sistem pembelian (purchase system): dalam perusahaan eceran, barang
dagangan dipesan, diterima, dan dicatat.
d. Sistem perencanaan dan pengendalian produksi (production planning and
control system): dalam perusahaan pabrikasi, skedul produksi disusun,
dilakukan pembelian bahan baku, balian baku, tenaga kerja, dan perlengkapan
dibuat jadwalnya, dan keluaran produksi dipantau.
e. Sistem pengeluaran kas (cash disbursement system}: semua pembayaran untuk
pembelian dan aktivitas-aktivitas lainnya dilakukan dan dicatat.
f. Sistem personalia (personnel system): semua peristiwa personalia dicatat.
Aktivitas-aktivitas pokok meliputi pengangkatan, tunjangan-tunjangan, gaji,
evaluasi, dll.
g. Sistem akuntansi umum (general accounting system): data dari semua sistem
transaksi lainnya dikumpulkan, dan sebagian besar laporan manajemen dan
laporan keuangan dihasilkan. Proses penganggaran merupakan bagian dari
sistem ini.
2
2. Memahami Bagaimana Akuntansi Manajemen Mempengaruhi Pengambilan
Keputusan Strategis
Akuntansi manajemen berperan sebagai penyedia input, dalam hal ini adalah
informasi, yang membantu manajemen dalam mengembangkan strategi,
membangun sumber daya dan kapabilitas serta mengimplementasikan strategi
tersebut.
a. Mengembangkan Strategi
Strategi adalah bagaimana suatu organisasi menyelaraskan kapabilitasnya
dengan kesempatan yang ada di pasar untuk mencapai tujuan organisasi
tersebut. Dengan kata lain, strategi menggambarkan bagaimana perusahaan
akan bersaing dan kesempatan yang harus dicari atau dikejar oleh
karyawannya. Beberapa perusahaan bersaing untuk menyediakan barang dan
jasa berkualitas dengan harga murah, sedangkan yang lain berusaha
menawarkan barang dan jasa yang unik walaupun memiliki harga lebih mahal
dari produk yang ditawarkan pesaingnya.
b. Membangun sumber daya dan kapabilitas
Manajer harus menyelaraskan pengetahuannya atas kesempatan-kesempatan
dan hambatan-hambatan yang ada di pasar dengan sumber daya dan
kapabilitas perusahaan. Analisis atas hal tersebut biasanya berawal dari analisa
atas sisi aset pada neraca, di mana akuntan manajemen menemukan informasi
yang membantu manajer dalam menentukan kekuatan dan kelemahan dari
perusahaannya dan kemungkinan untuk membangun kapabilitas yang baru.
3. Perbedaan Antara Pengambilan Keputusan Atas Perencanaan Dan
Pengendalian
a. Perencanaan (Planning) meliputi :
1) Memilih tujuan organisasi, meramalkan hasil dan menggunakan berbagai
langkah alternatif untuk mencapai tujuan, menentukan bagaimana untuk
mencapai tujuan yang diinginkan;
2) Menyampaikan tujuan dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut
kepada seluruh bagian dalam organisasi.
Contoh : Budget
b. Pengendalian (Control), meliputi :
1) Melakukan tindakan yang mengimplementasikan keputusan ;
2) Menentukan bagaimana mengevaluasi kinerja dan timbal balik apa yang
harus disediakan untuk membantu pengambilan keputusan pada masa yang
akan datang.
4. Peranan Akuntan Manajemen
Akuntan Manajemen berperan dalam pemecahan masalah, pelaporan hasil
dan pengarahan. Data yang dibaca oleh manajer-manajer dalam laporan dan
analisis akan tergantung pada bagaimana sistem ini dirancang. Sistem akuntansi
yang baik akan menunjang perusahaan dalam mencapai tujuan-tujuannya dengan
membantu memberi jawaban kepada tiga jenis pertanyaan:
• Pertanyaan kartu skor (score card): apakah perusahaan berjalan dengan baik?
Pencatatan skor (scorekeeping) adalah suatu pengumpulan dan pengklasifikasian
data. Aspek akuntansi ini memungkinkan kalangan internal maupun eksternal
3
mengevaluasi kinerja organisasi. Tugas-tugas dominan sehari-hari akuntansi
adalah pengumpulan, pengklasifikasian data, dan pelaporan informasi.
• Pertanyaan yang menarik perhatian : masalah mana yang seharusnya
diperhatikan terlebih dahulu. Penarik perhatian (attention directing) adalah
pelaporan dan penafsiran informasi yang membantu para manajer agar
memperhatikan masalah-masalah operasi, penyimpangan, inefisiensi, dan
kesempatan. Aspek akuntansi ini membantu para manajer mengkonsentrasikan
diri pada bidang-bidang penting supaya dapat diambil langkah-langkah segera.
Penarik perhatian biasanya berkaitan dengan pengawasan dan rencana jangka
pendek, investasi, serta analisis laporan rutin akuntansi internal.
• Pertanyaan pemecahan masalah : metode mana yang paling baik?. Aspek
akuntansi pemecahan masalah (problem solving) mengkuantifikasikan
kemungkinan hasil-hasil dari serangkaian tindakan dan menyarankan mana yang
paling baik diikuti.
5. Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Manajer Untuk Mencapai Sukses
Terdapat 4 hal yang harus diperhatikan manajer untuk mencapai sukses
yaitu:
a. Fokus pada pelanggan
Dengan maksud untuk mencapai kepuasan maksimal pelanggan, sehingga
pelanggan yang berpotensi untuk menambah keuntungan bagi perusahaan
akan tertarik dan menjadi pelanggan yang loyal.
b. Rantai Nilai (Value Chain) dan Analisis Rantai Pasokan (Supply Chain Analysis)
Rantai Nilai adalah rangkaian fungsi-fungsi bisnis di mana manfaat ditambahkan
kepada barang atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan. Pertambahan nilai
disini mengacu pada bertambahnya nilai kegunaan barang dan jasa, dan
sebagai hasilnya, merupakan nilai tambah kepada pelanggan.
Rantai Pasokan (Supply Chain) adalah arus barang, jasa, dan informasi dari
sumber bahan baku sampai pengiriman produk kepada konsumen, tanpa
memperhitungkan apakah aktivitas-aktivitas tersebut muncul dalam satu
organisasi atau dalam organisasi lain.
c. Key Success Factors
Meliputi :
1) Biaya dan efisiensi
2) Kualitas
3) Waktu
4) Inovasi
d. Pengembangan Yang Terus-Menerus Dan Benchmarking
Pengembangan yang terus-menerus oleh para pesaing membuat perusahaan
berusaha terus-menerus untuk menciptakan pelayanan yang lebih baik kepada
konsumen, yaitu dengan meningkatkan aspek-aspek yang ada dalam
perusahaan. Target pencapaian peningkatan tersebut biasanya berupa
benchmarking, yaitu mengukur kualitas produk, jasa dan aktivitas perusahaan
dan membandingkannya dengan kinerja perusahaan pesaing yang dianggap
paling baik.
4
6. Pedoman Akuntansi Manajemen
Terdapat tiga pedoman penting yang dapat membantu akuntan manajemen
menciptakan nilai dalam pemecahan masalah (problem solving), pencatatan skor
(scorekeeping) dan penarik perhatian (attention directing), yaitu :
a. Cost Benefit Approach
b. Pertimbangan Perilaku dan Teknis (Behavioural and Technical Consideration)
c. Different Cost for Different Purposes
7. Akuntan Manajemen dalam Struktur Organisasi Perusahaan
a. Manajemen Staf dan Lini
Manajemen Lini : misalnya divisi produksi, pemasaran dan distribusi. Divisi
tersebut masing-masing bertanggung jawab dalam mencapai tujuan organisasi,
sehingga manajer untuk tiap divisi dapat menerapkan akuntansi manajemen
yang berbeda.
Manajemen Staf : misalnya akuntan manajemen dan manajemen sumber daya
manusia. Masing-masing manajemen tersebut menyediakan nasihat dan
bantuan kepada manajemen lini.
b. Chief Financial Officer (CFO) dan Controller
CFO atau Direktur Keuangan adalah pejabat eksekutif yang bertanggungjawab
untuk mengendalikan operasi keuangan dalam sebuah organisasi. Tanggung
jawab seorang CFO antara lain adalah pada bidang pengontrolan keuangan,
treasury, manajemen risiko, perpajakan dan audit internal. Pada beberapa
organisasi, CFO juga bertanggung jawab atas sistem informasi, sedangkan di
organisasi lainnya pejabat dengan tingkat yang sama dengan CFO, disebut
Chief Information Officer.
Controller atau biasa disebut Chief Accounting Officer adalah pejabat eksekutif
keuangan yang bertanggung jawab atas akuntansi manajemen dan akuntansi
keuangan.
8. Etika Profesi
Peran Etis Akuntan Manajemen
Etika (ethics) adalah prinsip-prinsip moral yang mengarahkan tindak-tanduk
individu, pada saat mereka bertindak sendiri, sebagai anggota profesi, walaupun
sebagai karyawan organisasi. Etika ini berhubungan dengan kualitas, kepatutan.dan
kesopanan moral dari serangkaian tindakan yang dapat mengganggu atau
menguntungkan orang lain. Sikap etis merupakan asset penting akuntan
manajemen. Kredibilitas informasi yang disajikan, analisis yang dilakukan, dan opini
yang disuguhkan sangatlah tergantung pada reputasi akuntan yang bertanggung
jawab. Independensi, kompetensi, tidak adanya bias favoritisme, kepercayaan, dan
obyektivitas menjadi elemen kunci dalam menegakkan kredibilitas.
Akuntan manajemen sebagai anggota tim manajemen menempati posisi unik
untuk mempengaruhi pengambilan keputusan manajemen dengan memasok
informasi relevan mengenai serangkaian tindakan alternatif. Informasi ini haruslah
meliiputi pertimbangan-pertimbangan etis yang relevan.
Para pelaku usaha haruslah bekerja dalam kerangka acuan etis. Walaupun
kerangka acuan etis (ethical framework) dibentuk melalui pengalaman dan pelatihan
masing-masing pelaku bisnis, namun terdapat sejumlah prinsip yang sehat yang
membentuk landasan perilaku etis.
5
• Hindari Penyelewengan Etis Sekecil apapun
• Terfokus pada Reputasi Jangka Panjang daripada tekanan jangka pendek
untuk bertindak secara tidak etis.
• Bersiaplah untuk menanggung konsekuensi-konsekuensi pribadi
bermusuhan karena bertahan terhadap posisi etis.
6
Kesimpulan
Akuntansi adalah fungsi staf, akuntan manajemen memasok informasi
kepada manajer-manajer lainnya. Akuntan manajemen merupakan penasehat,
konsultan internal, dan bagian integral dari manajemen. Akuntan manajemen di
dalam perusahaan meliputi orang-orang di kantor kontroler, seperti analisis
anggaran, analis biaya dan analis keuangan.
Kontroler merupakan kepala akuntan manajemen yang bertanggung jawab
atas pengumpulan dan pelaporan data sehingga dapat membantu para manajermanajer
lainnya dalam pengambilan keputusan. Karena peran kritis yang dimainkan
oleh akuntansi manajemen dalam operasi organisasi, kontroler kerap dipandang
sebagai anggota tim manajemen puncak dan didorong untuk berpartisipasi dalam
aktivitas-aktivitas perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan.
Walaupun mempunyai hubungan staf dengan departemen-departemen lainnya,
kontroler mempunyai tanggung jawab lini atas bawahan-bawahannya di dalam
departemen akuntansi. Kontroler memberikan arahan kepada para bawahannya.
Lingkungan bisnis berubah secara cepat, baik secara domestik maupun
global. Perubahan ini sangat mempengaruhi cara-cara manajer mengelola bisnisnya.
Konsekuensinya, perubahan ini juga mempengaruhi informasi yang digunakan oleh
para manajer. Terjadi perubahan dalam bagaimana informasi akuntansi . proses
pabrikasi yang otomatis membuat penggunaan yang ekstensif robot-robot dan
perlengkapan lainnya yang dikendalikan oleh komputer, dengan begitu maka
berkurangnya pengkaryaan tenaga-tenaga manusia untuk aktivitas produksi
langsung. Sistem tradisional yang dimiliki perusahaan-perusahaan pabrikasi selama
beberapa dekade untuk mengukur biaya-biaya produk kini memberikan informasi
yang sangat menyimpang. Sistem tradisional ini gagal membebankan secara akurat
biaya-biaya sumber daya pendukung dan biaya-biaya tidak langsung ke desain,
produksi, pemasaran, penjualan, dan pengiriman produk dan jasa. Kesalahankesalahan
yang diakibatkan oleh sistem penentuan biaya pokok yang tidak lagi
mencerminkan gambaran ekonomi kegiatan-kegiatan usaha kontemporer
mengakibatkan para manajer, perancang, dan operator mengambil keputusankeputusan
yang keliru.

0 komentar:

Categories

Unordered List

Donate

Opsi Pembayaran
http://www.widgipedia.com/widgets/dwollin/Oregon-Coast-Restaurant-e4275-262144_536870912.widget

Visitors

Formula 1 News

free counters

Followers

Template Information

Resource

My Popularity (by popuri.us)

Site Map

Bookmark and Share

Advertise

Subscribe
Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

INAPROC - Pengumuman Paket Pengadaan

Popular Posts

Recent Posts

Blogger Tutorials