Rabu, 04 Februari 2009

Jika sedang berpergian, tiba-tiba kancing baju terlepas, biasanya seseorang akan menggunakan peniti sebagai pengganti kancing baju. Peniti memang berfungsi sebagai pengait untuk bahan ringan seperti kain. Tapi tahukah Anda ternyata peniti ditemukan karena keterdesakan?

Alkisah, seseorang warga Amerika Serikat bernama Wlater Hunt berutang kepada rekannya. Hunt merupakan pengusaha tekstil di kota Lowville, sebuah kota kecil di lewis Country, New York, Amerika Serikat. Bisnis yang dikembangkannya bergerak di bidang tekstil kain wol dan katun. Namun sayangnya, bisnis yang dikembangkannya tersebut tidak bertahan lama, bahkan Hunt harus berutang kepada temannya sebesar US$ 15.

Saat itu, sekitar tahun 1849, Hunt sangat tertekan dan gelisah. Ia ingin segera melunasi utangnya. Hunt berupaya untuk mencari cara agar dapat melunasi utangnya. Ia lantas berpikir bagaimana menciptakan sesuatu yang dapat dijual. Hunt sempat menciptakan alat pemintal benang, pengasah pisau, tungku pembakar batu bara, mesin pembersih jalan, bel untuk mobil jalanan, pengeruk es, dan mesin pembuat surat. Namun sayangnya semua itu tidak dapat membantunya menghasilkan uang.

Hunt terus berupaya mencari cara. Dan suatu ketika, saat Hunt sedang memilin potongan kabel, ia menemukan ide peniti. Saat itu, peniti digunakan untuk mengaitkan kain tanpa kancing. Kemudian pada tanggal 10 April 1849, Hunt mematenkan peniti temuannya. Kemudian, untuk membayar utangnya, paten peniti tersebut dijualnya seharga US$ 400.

Sebenarnya, benda sejenis peniti sudah ada sejak 14 abad sebelum masehi di Mecenae. Peniti tersebut disebut dengan fibulae. Fungsi fibulae sama dengan peniti yang sekarang ini sering kita pakai yang membedakan adalah ujung peniti yang tak tertutup sehingga sering melukai pemakainnya dan tidak mempunyai per.

Peniti mulai popular di masyarakat sejak tahun 1970-an di Inggris dan semakin populer sejak foto Richard Hell yang menggunakan peniti dimuat di majalah komunitas punk. Kini desain peniti semakin berkembang dengan berbagai variasi jenis dan warna, bahkan ada peniti yang terbuat dari emas.
Saat sedang menikmati kopi atau teh nampaknya tidak lengkap jika tidak ada cemilan. Untuk itu sering kali para pecinta kopi atau teh menikmatinya dengan menyantap wafer. Makanan ringan yang satu ini memang saat cocok untuk dihidangkan pada suasana santai. Tapi tahukah Anda ternyata wafer sudah ada sejak tahun 1792?

Wafer pertama kali dibuat oleh John Pearson dari Newburyport, Massachusetts pada tahun 1792. Ia membuat wafer seperti roti yang dibuat dari tepung dan air. Pearson menamainya dengan pilot bread. Wafer menjadi terkenal karena banyak dikonsumsi oleh kalangan pelaut sehingga dikenal dengan biskuit laut.

Namun baru pada tahun 1801, wafer dibuat dengan proses dipanggang. Saat itu, Josiah Bent memanggang setumpuk biskuit di atas panggangan batu. Itulah yang membuat biskuit itu jadi makin renyah. Itulah yang membuat wafer buatannya menjadi makanan ringan yang potensial untuk diproduksi karena banyak yang menyukai. Pada tahun 1810, wafer buatan Bent sangat laris di pasaran dan beberapa tahun kemudian Bent menjual usahanya ke sebuah perusahaan Nabisco.

Kini wafer sudah mendunia dan dinikmati oleh semua kalangan dari anak-anak, dewasa hingga orang lanjut usia. Beragam rasa wafer yang tersedia menambah kenikmataan karena kita dapat memilih rasa yang kita sukai. Nikmat rasanya menyantap wafer saat santai dengan kopi atau teh.
Hati-hati kalau mau berbohong. Pesan ini barangkali tepat untuk disampaikan pada remaja yang ketahuan mengutil di sebuah toko. Kisahnya, si remaja ini diinterogasi polisi karena perbuatannya. Dan, saat ditanya alamat, ia berbohong dengan menyebut sebuah alamat palsu.

Remaja berusia 18 tahun itu berasal dari Achim, kota kecil dengan 30.000 warga di Jerman bagian timur. Ia mengakui sebuah alamat palsu saat ditanya perwira penyelidiknya. Namun, yang aneh, ternyata alamat yang diberikan itu adalah alamat polisi yang sedang menanyainya. Tentu, hal ini segera menjadi bumerang bagi si pengutil.

Ternyata, si pencuri itu berusaha mengecoh polisi dengan menyebutkan alamat lamanya sebelum ia pindah. Celakanya, yang mengisi rumah itu ternyata adalah sang polisi. Nah, kebetulan yang aneh. Ada-ada saja...

Categories

Unordered List

Donate

Opsi Pembayaran
http://www.widgipedia.com/widgets/dwollin/Oregon-Coast-Restaurant-e4275-262144_536870912.widget

Visitors

Formula 1 News

free counters

Followers

Template Information

Resource

My Popularity (by popuri.us)

Site Map

Bookmark and Share

Advertise

Subscribe
Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

INAPROC - Pengumuman Paket Pengadaan

Popular Posts

Recent Posts

Blogger Tutorials